Pencarian

BMKG Peringatkan Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Kepri, Jarak Pandang dan Pernapasan Warga Terancam

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:52:01 WIB
BMKG Peringatkan Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Kepri, Jarak Pandang dan Pernapasan Warga Terancam
BMKG memperingatkan potensi sebaran asap karhutla di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh wilayah Kepulauan Riau berpotensi diselimuti asap kebakaran lahan dan hutan pada Kamis (8/10). Peringatan ini mencakup gangguan jarak pandang hingga risiko pernapasan bagi warga. Meski begitu, cuaca Kepri secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.

BATAM — Peringatan dini disampaikan BMKG melalui laporan yang dikutip di Batam, Kamis (8/10). Lembaga itu menyebut sebaran asap Karhutla dapat mengganggu aktivitas warga di seluruh kabupaten dan kota di Kepri. "Waspada potensi sebaran asap Karhutla di seluruh wilayah Kepulauan Riau yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan," demikian peringatan BMKG.

Mengapa Asap Karhutla Masih Menyelimuti Udara Kepri?

Rendahnya kelembapan udara di atmosfer sekitar wilayah Kepulauan Riau membuat potensi pertumbuhan awan hujan kurang maksimal. Kondisi itu memperbesar peluang asap dari titik panas bertahan lebih lama di udara. Hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah pada siang hari, terutama di Kota Batam dan Kabupaten Natuna.

Prakiraan Suhu, Angin, dan Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan

Suhu udara di wilayah Kepri berada pada kisaran 24–32 derajat Celsius. Tiupan angin didominasi dari arah Selatan hingga Barat Daya dan Barat dengan kecepatan berkisar antara 1 hingga 19 km/jam. Angin dari arah selatan dan barat daya ini turut membawa massa udara yang berpengaruh pada penyebaran asap lintas wilayah.

Wilayah yang diprakirakan cerah berawan hingga berawan meliputi hampir seluruh kabupaten dan kota. Hujan ringan hingga sedang berpeluang muncul pada siang hari di Batam dan Natuna. Warga di dua wilayah itu diminta menyiapkan payung atau jas hujan jika beraktivitas di luar ruangan.

Apa Dampak Kabut Asap bagi Kesehatan dan Mobilitas Warga?

Asap Karhutla membawa partikel halus yang dapat memicu gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru. Jarak pandang yang menurun juga berisiko bagi pengendara di jalur darat maupun pelayaran antarpulau. Warga yang hendak bepergian disarankan memantau kondisi udara sebelum berangkat.

Pengguna masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi langkah sederhana yang dianjurkan. Bagi pengendara, menyalakan lampu utama dan menjaga jarak kendaraan membantu mengurangi risiko kecelakaan saat jarak pandang terbatas. Nelayan dan operator kapal penumpang perlu memperhatikan visibilitas sebelum melaut.

Langkah Antisipasi yang Bisa Dilakukan Warga Kepri

  • Batasi aktivitas luar ruangan saat asap pekat, terutama pagi hari.
  • Gunakan masker saat terpaksa beraktivitas di luar.
  • Pantau informasi cuaca terbaru dari BMKG secara berkala.
  • Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas atau iritasi mata.
  • Laporkan titik api atau lahan terbakar ke petugas terdekat.

BMKG menyampaikan peringatan ini sebagai bagian dari prakiraan cuaca harian wilayah Kepri. Warga diminta tetap waspada meski sebagian besar wilayah diprakirakan berawan sepanjang hari.

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks