TANJUNGPINANG — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menyebut kegiatan ini dirancang positif dan edukatif bagi generasi muda. Pihaknya ingin pelajar membiasakan hidup sehat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.
"Melalui Heritage Run 5K, kita ingin mengajak pelajar membiasakan hidup sehat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya Tanjungpinang. Peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tapi momentum membangun kebersamaan dan kepedulian generasi muda terhadap daerahnya," ujarnya.
Mengapa Start dan Finis di Museum SSBA
Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah dipilih sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Kepala UPTD Museum SSBA, Siti Umi Muslimah, menilai lingkungan museum bisa menjadi jembatan mendekatkan pelajar dengan ruang pelestarian sejarah.
"Olahraga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai sejarah dan budaya, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerah," ungkapnya.
Rute 5 Kilometer, Start Pukul 06.00 WIB
Peserta Heritage Run 5K dilepas mulai pukul 06.00 WIB dengan rute sejauh 5 kilometer. Konsep lari ini memadukan aktivitas olahraga dengan pengenalan warisan budaya kota di sepanjang jalur yang dilalui.
Pelajar SMP dan SMA menjadi sasaran utama kegiatan ini. Mereka diajak mengenal lebih dekat sejarah Tanjungpinang lewat pengalaman berlari di kawasan bersejarah, bukan sekadar membaca buku atau mendengar cerita di kelas.
Bagian dari Rangkaian HUT ke-25 Tanjungpinang
Heritage Run 5K masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang. Siti Umi berharap kegiatan ini memperkuat partisipasi masyarakat dan memeriahkan peringatan hari jadi kota.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mendorong promosi wisata sejarah dan budaya Tanjungpinang ke khalayak lebih luas. Pelajar yang ikut serta bisa menjadi duta tidak resmi yang memperkenalkan warisan kota kepada teman sebaya dan keluarga.
Pemkot Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menargetkan kegiatan ini berjalan rutin sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan warga, khususnya generasi muda, terhadap daerahnya.