Pencarian

Dinkes Natuna Siapkan Tutor Pelatihan Penjamah Makanan untuk 12 SPPG, 11 Sudah Ikut Sertifikasi

Kamis, 13 Agustus 2026 • 09:52:01 WIB
Dinkes Natuna Siapkan Tutor Pelatihan Penjamah Makanan untuk 12 SPPG, 11 Sudah Ikut Sertifikasi
Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menyiapkan tutor pelatihan penjamah makanan untuk mendukung 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya.

NATUNA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna memastikan kesiapan tenaga tutor untuk membimbing pengelola makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pelatihan ini menjadi prasyarat administrasi yang wajib dipenuhi sebelum rekomendasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) diterbitkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, menegaskan bahwa sertifikasi penjamah makanan bukan sekadar kelengkapan dokumen. SPPG harus memastikan seluruh tenaga yang menangani makanan telah mengantongi pelatihan resmi sebelum mengajukan rekomendasi SLHS ke Dinkes.

Fokus Pelatihan: Cegah Kontaminasi Pangan

Tutor Penjamah Makanan Dinkes Natuna, Selamet, menjelaskan bahwa materi pelatihan menitikberatkan pada tata cara pengolahan pangan yang aman dan sesuai standar higiene sanitasi. Para relawan dan penjamah makanan dibekali pemahaman tentang risiko kontaminasi yang bisa membahayakan kesehatan konsumen.

"Pelatihan ini penting untuk memberikan pemahaman kepada penjamah makanan atau relawan yang memproduksi makanan bergizi gratis mengenai cara pengolahan pangan yang aman dan memenuhi standar higiene sanitasi," ujar Selamet di Natuna, Rabu.

Layanan Gratis, Transportasi Ditanggung SPPG

Dinkes Natuna membuka layanan pelatihan ini secara cuma-cuma bagi seluruh pelaku usaha pangan yang membutuhkan. Namun, ada sejumlah komponen biaya yang menjadi tanggung jawab SPPG, seperti transportasi dan akomodasi jika tutor harus melakukan perjalanan jauh.

"Layanan ini gratis. Namun, untuk biaya transportasi dan keperluan lain seperti penginapan jika diperlukan ditanggung oleh SPPG," kata Selamet.

11 dari 12 SPPG Sudah Tersertifikasi

Selamet mengimbau seluruh SPPG di Natuna untuk memperhatikan aspek kebersihan di setiap tahapan pengolahan makanan. Sertifikasi ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam menjamin makanan yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak.

Hingga saat ini, progres pelatihan menunjukkan hasil yang signifikan. Sebanyak 11 SPPG telah menyelesaikan pelatihan penjamah makanan, sementara satu SPPG lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks