NATUNA — Perum Bulog Cabang Kabupaten Natuna kembali mendapat tugas menyalurkan bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk periode Juli, Agustus, dan September. Penyaluran tahap awal direncanakan menyasar desa-desa di pulau terdepan yang aksesnya paling sulit dijangkau.
"Untuk penyaluran, rencana kami akan melaksanakan untuk pulau-pulau terdepan terlebih dahulu. Direncanakan dalam bulan ini, tergantung kesiapan dari desanya," kata Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian, Rabu.
Stok 73,2 Ton Beras Disiapkan untuk Tiga Bulan
Bulog telah menyiapkan sebanyak 73.210 kilogram beras atau sekitar 73,2 ton untuk kebutuhan penyaluran bantuan kali ini. Beras tersebut dikemas dalam ukuran 10 kilogram per paket.
Setiap penerima bantuan pangan akan mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan. Dengan alokasi selama tiga bulan, masing-masing PBP menerima total 30 kilogram beras sekaligus.
Kualitas Beras Sudah Diuji Dinas Ketahanan Pangan
Pencius memastikan seluruh beras yang akan disalurkan dalam kondisi aman dan layak konsumsi. Sebelum distribusi, dilakukan pengujian oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna.
Pengujian dilakukan secara sampling dengan mengambil 10 karung beras. Sampel tersebut kemudian dianalisis melalui pemeriksaan kualitas dan uji tanak.
"Untuk hasil pengujian aman dan layak konsumsi," ujar dia.
Mekanisme Pembagian Langsung ke Penerima
Beras akan dibagikan langsung kepada setiap penerima bantuan pangan melalui petugas bagi dan koordinator di titik-titik yang telah ditentukan. Titik pembagian tersebar di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Natuna.
Pengiriman ke pulau terdepan menjadi perhatian utama mengingat mobilitas antarpulau di Natuna kerap terhambat cuaca buruk. Dengan mendahulukan wilayah terluar, pemerintah memastikan warga di daerah sulit tetap menerima haknya tepat waktu.