LINGGA — Pantai Armifa di Desa Mepar, Kecamatan Lingga, berubah menjadi pusat aktivitas warga pada Rabu (12/8/2026). Selain menjadi lokasi Pasar Sembako Murah, kawasan tersebut juga dipakai untuk merayakan tradisi Mandi Safar yang dirangkai dengan turnamen sepak bola pantai.
Program yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lingga ini tidak sekadar menjual sembilan bahan pokok. Pemkab Lingga memastikan harga yang ditawarkan lebih ringan dibandingkan pasaran karena mendapat subsidi dari PT Growa Indonesia melalui dana CSR.
Bentuk Subsidi dari PT Growa Indonesia
Dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan itu digunakan untuk menutup selisih harga. Dengan begitu, warga yang berbelanja di lokasi kegiatan bisa membeli kebutuhan sehari-hari tanpa harus merogoh kantong terlalu dalam.
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga, Drs. Zainal Abidin, M.Pd., menyebut kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat. "Pasar sembako murah ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," ujarnya di sela acara.
Mengapa Digelar di Pantai Armifa?
Pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memanfaatkan momen Mandi Safar yang sudah menjadi tradisi tahunan warga untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata Desa Mepar.
Pantai Armifa pun ramai dikunjungi warga yang tidak hanya berburu sembako murah, tetapi juga menikmati suasana libur dan menyaksikan pertandingan sepak bola pantai. Perpaduan antara belanja kebutuhan pokok, kegiatan budaya, dan olahraga membuat lokasi ini menjadi ruang berkumpul yang hidup.
Kehadiran Pejabat dan Aparat di Lokasi
Kegiatan ini turut dihadiri Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Lingga Dody Suhendra, S.STP., jajaran Kejaksaan Negeri Lingga, Kabag Hukum Setda Kabupaten Lingga, serta personel Polsek Daik Lingga. Kehadiran aparat penegak hukum memberikan rasa aman bagi warga yang berbelanja.
Antusiasme warga terlihat sepanjang acara. Mereka tidak hanya memanfaatkan harga murah, tetapi juga ikut meramaikan rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Harapan untuk Stabilitas Harga dan Pariwisata
Pemkab Lingga berharap program ini bisa berkelanjutan. Selain menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat, kegiatan serupa dinilai mampu mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Lingga.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi contoh penguatan gotong royong dalam menghadapi tekanan ekonomi.