NATUNA — Rapat dengan warga di Desa Gunung Durian berlangsung pada Rabu (12/8/2026). Dalam forum itu, Marzuki menegaskan bahwa setiap usulan yang masuk akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Kepri.
“Apapun bentuk usulan skala prioritas dari masyarakat di dapil saya, wajib dikawal dan diperjuangkan. Ini bukan sekadar seremonial reses, tetapi tanggung jawab moral untuk memastikan kue pembangunan dirasakan secara merata,” ujarnya.
Penerangan Jalan Jadi Kebutuhan Bersama Enam Desa
Kepala Desa Gunung Durian, Muhammad Sukur, menyebut pengadaan lampu penerangan jalan sebagai hal yang paling mendesak. Penerangan dinilai penting untuk menunjang aktivitas warga pada malam hari sekaligus menekan potensi gangguan keamanan di ruas jalan desa.
Permintaan serupa ternyata tidak hanya datang dari Gunung Durian. Camat Bunguran Utara, Wan Adriadi, S.IP., mengungkapkan bahwa kebutuhan ini menjadi suara yang sama dari seluruh desa di kecamatannya.
“Dari enam desa di Kecamatan Bunguran Utara ini, saya rasa semuanya memiliki satu suara dan kebutuhan yang sama, yakni mendambakan penerangan lampu jalan yang layak, khususnya yang menghubungkan poros Kelarik hingga Teluk Buton,” ungkap Wan Adriadi.
Jalan Lingkungan dan Lapangan Bola Menyusul
Selain penerangan, pemerintah desa turut mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan di kawasan permukiman. Perbaikan akses ini diharapkan memperlancar mobilitas harian warga dan mendukung roda ekonomi setempat.
Usulan lainnya menyangkut pembebasan lahan untuk lapangan bola. Fasilitas ini dinilai penting sebagai ruang aktivitas positif bagi generasi muda di Desa Gunung Durian.
Marzuki menegaskan bahwa posisinya di Komisi II DPRD Kepri tidak membatasi ruang geraknya dalam memperjuangkan aspirasi. Menurutnya, setiap usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak akan diupayakan masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Yang disampaikan masyarakat akan kita catat dan kita lihat mana yang menjadi prioritas. Kalau memang menjadi kebutuhan masyarakat banyak, tentu akan kita upayakan untuk diperjuangkan,” katanya.
Komunikasi Antarlembaga Diharap Terus Berjalan
Ia berharap komunikasi antara warga, pemerintah desa, kecamatan, dan DPRD terus terjaga. Dengan begitu, kebutuhan pembangunan di Bunguran Utara dapat disusun lebih terarah dan sesuai kondisi lapangan.
Marzuki mengingatkan bahwa seluruh usulan tetap harus disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Namun, kebutuhan dasar masyarakat tetap harus mendapat perhatian dalam pembahasan di DPRD Kepri.
“Yang penting masyarakat jangan berhenti menyampaikan kebutuhan dan pemerintah desa juga harus menyusun berdasarkan prioritas. Kita akan berusaha mengawal apa yang memang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.