KEPULAUAN RIAU — Guncangan gempa berkekuatan magnitudo 5,3 itu terasa cukup kuat di Pangandaran. Kedalaman episentrum yang hanya sekitar 18 kilometer di kawasan laut membuat getarannya dirasakan signifikan oleh warga, sebelum akhirnya situasi dinyatakan kondusif.
Penyebab Guncangan Terasa Kuat
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Dodo Kusnadi, menjelaskan faktor utama yang membuat guncangan terasa besar adalah kedalaman gempa yang dangkal. "Goncangan dirasakan karena kedalaman gempa hanya 18 km," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (6/8/2026).
Getaran tidak hanya dirasakan di Pangandaran. Sejumlah kabupaten tetangga seperti Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut turut merasakan guncangan, bahkan hingga wilayah Kabupaten Bandung. Hal ini menunjukkan energi gempa yang cukup besar meski magnitudonya tergolong menengah.
Status Terkini dan Imbauan Kewaspadaan
Dodo menegaskan bahwa kondisi masyarakat saat ini sudah kembali beraktivitas normal. Meski demikian, ia mengingatkan agar warga tidak lengah karena Pangandaran berada di zona rawan bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami.
"Alhamdulillah, aman, imbauan agar tetap waspada karena Pangandaran merupakan daerah rawan bencana, terutama tsunami dan gempa," lanjut Dodo dalam pernyataan resminya.
Verifikasi Lapangan ke Permukiman Pesisir
Sebagai langkah antisipasi, BPBD langsung melakukan verifikasi ke lapangan pascagempa. Fokus pemeriksaan diarahkan ke permukiman pesisir untuk memastikan tidak ada bangunan yang retak atau mengalami kerusakan struktural akibat getaran.
"Sementara kerusakan belum ada laporan," terang Dodo Kusnadi. Tim BPBD masih melakukan pendataan menyeluruh di titik-titik yang dianggap rawan untuk memastikan keamanan warga sebelum aktivitas kembali berjalan penuh.
Potensi Gempa Susulan dan Kesiapsiagaan Warga
Meski situasi telah terkendali, potensi gempa susulan di wilayah selatan Jawa Barat tetap menjadi perhatian otoritas setempat. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan segera menghubungi instansi terkait jika menemukan tanda-tanda kerusakan bangunan.
BPBD juga mengingatkan warga pesisir untuk memahami jalur evakuasi menuju tempat aman apabila terjadi gempa susulan berkekuatan besar. Kesiapsiagaan individu dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko di daerah rawan bencana seperti Pangandaran.