Pencarian

174 Rumah Warga di Natuna Segera Direhabilitasi BNPP, Dana Rp 20 Juta per Unit untuk Empat Kecamatan Perbatasan

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 22:12:01 WIB
174 Rumah Warga di Natuna Segera Direhabilitasi BNPP, Dana Rp 20 Juta per Unit untuk Empat Kecamatan Perbatasan
Ratusan rumah warga di empat kecamatan perbatasan Natuna akan direhabilitasi oleh BNPP dengan total dana Rp 20 juta per unit.

NATUNA — Ratusan rumah warga di kawasan perbatasan Kabupaten Natuna bakal berubah wajah tahun ini. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengucurkan dana Rp 20 juta per unit untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), dengan total 174 unit yang tersebar di empat kecamatan.

Bantuan ini merupakan bagian dari program perbaikan RTLH tahap kedua yang dikelola Kementerian. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyaluran dana kini dilakukan langsung ke rekening penerima, bukan melalui kontraktor.

Empat Kecamatan Sasaran dan Skema Pencairan Dana

Kawasan yang masuk prioritas meliputi Bunguran Timur, Subi, Serasan, dan Pulau Laut. Seluruhnya berbatasan langsung dengan negara tetangga, menjadikan program ini bagian dari upaya memperkuat kualitas hunian di garis terdepan Indonesia.

Dari total Rp 20 juta yang diterima setiap pemilik rumah, rinciannya adalah Rp 17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tenaga kerja. Pengerjaan dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang anggotanya adalah penerima bantuan itu sendiri.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Natuna, Suratmojo, menjelaskan bahwa penyedia material akan ditentukan melalui survei harga terlebih dahulu.

"Penyedia material juga ditentukan melalui survei untuk memastikan kualitas dan ketersediaan bahan bangunan," ujarnya di Natuna, Sabtu.

Verifikasi Ketat: Syarat 10 Tahun dan Data DTSEN

Saat ini proses verifikasi calon penerima masih berjalan. Tim gabungan dari pemerintah daerah dan fasilitator yang ditunjuk kementerian memeriksa langsung kondisi fisik rumah serta kelengkapan administrasi warga.

Pemeriksaan mencakup kondisi atap, lantai, dinding, hingga status kepemilikan lahan. Calon penerima dipastikan belum pernah menerima bantuan serupa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

"Jika tidak memenuhi persyaratan, calon penerima akan diganti," tegas Suratmojo.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyebut program ini sebagai intervensi nyata pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di daerah perbatasan.

"Kita menerima bantuan perbaikan rumah dari BNPP untuk masyarakat di wilayah perbatasan," kata Cen Sui Lan.

Masih Ada 1.168 Rumah dalam Daftar Tunggu

Antusiasme warga terhadap program ini cukup tinggi. Suratmojo mengungkapkan, calon penerima manfaat berasal dari daftar usulan yang belum tertangani pada tahun-tahun sebelumnya karena keterbatasan kuota.

Berdasarkan catatan DPRKPP Natuna, sejak 2016 hingga 2025, sebanyak 1.175 unit RTLH telah berhasil direhabilitasi melalui berbagai skema bantuan. Namun, masih ada 1.168 unit lainnya yang masuk daftar tunggu usulan.

Pemerintah daerah berperan dalam pengawasan dan menjadi bagian dari tim verifikasi. Pendampingan dari fasilitator yang dibiayai kementerian memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar hingga dana benar-benar terserap untuk perbaikan rumah.

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks