BATAM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Provinsi Kepri resmi meluncurkan program Gema Kepri Menabung (Generasi Muda Kepulauan Riau Menabung). Inisiatif ini merupakan gerakan kolektif untuk memperkuat budaya menabung dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya menyebut pertumbuhan intermediasi perbankan di daerah itu perlu diimbangi dengan peningkatan penghimpunan dana masyarakat. Menurut dia, kebiasaan menabung yang ditanamkan sejak dini akan membuat generasi muda lebih siap mengelola keuangan secara bijak di masa depan.
"Melalui Gema Kepri Menabung, kami ingin menanamkan budaya menabung sejak dini sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sehingga generasi muda semakin siap mengelola keuangan secara bijak," kata Sinar dalam keterangan resminya di Batam, Senin.
Target 5.000 Rekening Baru dan Keterlibatan 79 Bank
Program ini melibatkan 35 bank umum serta 44 bank perekonomian rakyat dan bank perekonomian rakyat syariah (BPR/BPRS). Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjangkau 100 satuan pendidikan di seluruh provinsi.
Implementasi di lapangan dilakukan dengan pola kemitraan, di mana setiap kantor cabang perbankan akan bermitra dengan dua hingga tiga sekolah di wilayah operasional terdekat. Kegiatan yang dilakukan meliputi edukasi fungsi dan produk perbankan, kunjungan ke kantor bank atau bank tour, praktik pembukaan rekening, serta aktivitas interaktif lain untuk meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan.
Dukungan Regulasi dari Gubernur untuk Program SimPel
Pelaksanaan program ini diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau tentang Program Simpanan Pelajar (SimPel) dan Optimalisasi Bulan Menabung Tahun 2026. Surat edaran tersebut mendorong Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama di seluruh Kepri untuk mengoptimalkan kepemilikan rekening SimPel pada satuan pendidikan.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program ini. Pihaknya akan mengoptimalkan peran perangkat daerah, tim penggerak PKK, serta aparatur sipil negara (ASN).
"Program ini merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan generasi muda di Provinsi Kepulauan Riau. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan mengoptimalkan seluruh perangkat daerah serta menerbitkan kebijakan yang diperlukan guna mendukung keberhasilan pelaksanaan program ini," ujar Misni.
Mengapa Literasi Keuangan Menjadi Prioritas di Kepri?
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya aktivitas intermediasi perbankan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia tersebut. OJK menilai penghimpunan dana masyarakat perlu dikejar agar pertumbuhan sektor keuangan berjalan seimbang.
Program Gema Kepri Menabung diharapkan tidak hanya menambah jumlah rekening, tetapi juga membangun ekosistem literasi keuangan yang berkelanjutan. Dengan melibatkan sekolah dan bank secara langsung, OJK ingin memastikan kebiasaan menabung tertanam melalui praktik nyata, bukan sekadar teori di ruang kelas.