Pencarian

Pemprov Kepri Cairkan Rp76 Miliar dari Pinjaman Daerah untuk 41 Paket Proyek Fisik, Dua Proyek Strategis Ditargetkan Rampung 2027

Senin, 10 Agustus 2026 • 15:22:31 WIB
Pemprov Kepri Cairkan Rp76 Miliar dari Pinjaman Daerah untuk 41 Paket Proyek Fisik, Dua Proyek Strategis Ditargetkan Rampung 2027
Pemprov Kepri mencairkan Rp76 miliar dari pinjaman daerah untuk mengerjakan 41 paket proyek fisik tahun ini.

TANJUNGPINANG — Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri, Rodi Yantari, mengungkapkan dari alokasi Rp256 miliar untuk dinasnya, sekitar 30 persen atau Rp76 miliar sudah masuk kas daerah. "Nah, dari Rp256 miliar itu, sekitar Rp76 miliar atau 38 persen sudah dicairkan untuk mengerjakan 41 paket proyek fisik tahun ini," kata Rodi dihubungi di Tanjungpinang, Minggu.

Dua Proyek Raksasa Tahun Jamak: Museum Bahasa dan Poliklinik RSUD

Dari total paket yang tersebar di Bidang Bina Marga, Cipta Karya, dan Sumber Daya Air (SDA), dua proyek besar menjadi sorotan karena menggunakan skema tahun jamak. Pertama, pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat dengan anggaran Rp99,9 miliar. Kedua, pembangunan Poliklinik RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri yang dianggarkan sekitar Rp110 miliar.

Rodi memaparkan, proyek museum hingga awal Agustus sudah masuk tahap kontrak kerja dan mulai berjalan. Sementara untuk poliklinik RSUD, prosesnya masih dalam penawaran lelang dan ditargetkan segera ditandatangani kontraknya. "Jadi, tahun ini ada dua proyek besar yang kita kerjakan untuk tahun jamak. Target pekerjaannya rampung 2027," ungkapnya.

Strategi Lelang Dini untuk Hadapi Cuaca Ekstrem

Pencairan dana yang relatif cepat bukan tanpa alasan. Dinas PUPP Kepri sejak awal menerapkan strategi lelang dini atau percepatan tender. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan badai yang rawan terjadi menjelang akhir tahun.

Dengan percepatan ini, pengerjaan infrastruktur krusial diharapkan tidak terhambat oleh kejar-kejaran target di musim penghujan. "Kita berharap seluruh pekerjaan proyek fisik 2026 berjalan optimal dan bisa diselesaikan sesuai target yang telah disepakati bersama antara pemerintah dan kontraktor pelaksana di lapangan," demikian Rodi.

Progres Lelang Capai 98 Persen

Hingga awal Agustus, sekitar 98 persen dari total proyek fisik telah selesai dilelang. Sebagian besar paket bahkan sudah berkontrak dan mulai berjalan di lapangan. Capaian ini menunjukkan percepatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya masih berkutat pada administrasi di pertengahan tahun.

Dari total pinjaman daerah Rp400 miliar yang diteken Pemprov Kepri bersama BJB di awal 2026, porsi terbesar memang diserap untuk sektor infrastruktur fisik. Sisanya dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan lainnya di lingkungan pemerintah provinsi.

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks