BINTAN — Hafizha menegaskan bahwa tuntasnya pembangunan fisik bukanlah akhir dari tanggung jawab pemerintah. Ia mengingatkan bahwa fasilitas sanitasi dan akses air minum layak merupakan fondasi utama bagi terciptanya keluarga sehat serta lingkungan yang bersih dan nyaman.
Dalam kunjungan tersebut, Hafizha bersama Tim Pembina Kabupaten Bintan Sehat memeriksa kondisi bangunan secara menyeluruh. Ia juga berdialog langsung dengan warga setempat untuk mendengar keluhan dan harapan mereka terhadap operasional sarana yang baru rampung ini.
Keberhasilan Proyek Dinilai dari Partisipasi Warga
Menurut Hafizha, proyek yang sudah selesai dibangun akan sia-sia jika tidak dirawat dengan baik oleh penggunanya. Ia menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum menjadi penentu utama keberlanjutan manfaat proyek tersebut.
“Keberhasilan pembangunan juga dari partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang ada,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Harapan untuk Lingkungan yang Bersih dan Nyaman
Hafizha berharap dengan adanya sarana sanitasi dan air minum yang layak, kualitas hidup warga Tembeling Tanjung dapat meningkat secara signifikan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara bijak.
“Serta lingkungan yang bersih dan nyaman,” tambahnya menegaskan target yang ingin dicapai dari pembangunan infrastruktur dasar ini.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan program Kabupaten Bintan Sehat berjalan sesuai sasaran, tidak hanya berhenti pada seremonial peresmian tetapi benar-benar berdampak pada kesehatan warga.