Pencarian

BNN Gagalkan Penyelundupan Ketamin 1,3 Ton di Perairan Kepri, 8 ABK Asing Diamankan dan Modus Liquid Vape Terungkap

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:11:01 WIB
BNN Gagalkan Penyelundupan Ketamin 1,3 Ton di Perairan Kepri, 8 ABK Asing Diamankan dan Modus Liquid Vape Terungkap
Petugas menunjukkan barang bukti 1,3 ton ketamin yang digagalkan di perairan Kepulauan Riau.

BATAM — Operasi gabungan yang digelar BNN, Bareskrim Polri, Bea Cukai, dan TNI AL berhasil memutus jalur penyelundupan narkoba terbesar tahun ini di perairan Kepulauan Riau. Sebanyak 65 karung berisi 1.300 bungkus teh China yang dikemas dalam kompartemen rahasia di dekat anjungan kapal ternyata menyimpan 1,3 ton ketamin murni.

Kepala BNN Komjenpol Suyudi Ario Seto menyebut nilai barang bukti tembus Rp 2,1 triliun. Dari jumlah itu, diperkirakan setidaknya 6,49 juta jiwa berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Modus Baru: Ketamin Cair Disusupkan ke Rokok Elektrik

Suyudi mengungkapkan, pola peredaran ketamin kini tidak lagi hanya berupa serbuk yang dihirup atau dicampur minuman. Sindikat mulai mengubah ketamin menjadi cairan sintetis yang kemudian dicampurkan ke dalam liquid vape atau rokok elektrik.

"Modus yang lebih mengkhawatirkan saat ini adalah modifikasi ketamin yang disintesis menjadi cairan dan disusupkan ke dalam liquid vape atau rokok elektrik sehingga sangat sulit untuk dideteksi," kata Suyudi dalam konferensi pers di Markas Komando Daerah Angkatan Laut IV, Batam, Minggu (9/8/2026).

Modus lain yang masih umum ditemukan adalah pemakaian sebagai campuran minuman yang dikenal dengan sebutan happy water serta dihirup langsung dalam bentuk serbuk.

Ketamin Belum Masuk Golongan Narkotika, BNN Dorong

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: memoindonesia.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks