TANJUNGPINANG — Pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah resmi berjalan di Kota Tanjungpinang. Layanan ini menyasar pelajar usia 7 hingga 17 tahun dan melibatkan seluruh puskesmas di kota tersebut.
Kepala Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang, Rustam, menyampaikan bahwa cek kesehatan ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta menemukan penyakit sejak dini pada siswa.
“Melalui pemeriksaan ini kami ingin memastikan kondisi kesehatan fisik dan mental siswa tetap terjaga sehingga mereka dapat mengikuti proses belajar dengan baik,” ujar Rustam.
Jenis Pemeriksaan yang Dijalankan
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi deteksi gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gigi berlubang, anemia, masalah gizi, hingga kemungkinan adanya penyakit menular maupun tidak menular. Hasil pemeriksaan ini diharapkan bisa segera ditindaklanjuti sebelum kondisi siswa memburuk.
Ratusan Sekolah dan Puluhan Ribu Siswa Terjangkau
Program CKG dijadwalkan berlangsung di 150 sekolah yang terdiri atas 85 SD sederajat, 38 SMP sederajat, dan 27 SMA sederajat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.487 siswa SD, 12.058 siswa SMP, dan 12.798 siswa SMA menjadi target penerima manfaat.
Pada hari pertama pelaksanaan, sejumlah puskesmas telah memulai pemeriksaan di sekolah masing-masing. Salah satunya Puskesmas Seijang yang menggelar CKG di SD Negeri 001 Bukit Bestari, Batu 3, Kelurahan Tanjungpinang Timur.
Imunisasi Anak Sekolah Jalan Berdampingan
Selain pemeriksaan kesehatan gratis, Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang juga melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Kegiatan tersebut mencakup pemberian vaksin measles rubella (MR) bagi siswa kelas I SD serta vaksin HPV untuk siswi kelas V SD sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan kesehatan anak usia sekolah.
Dengan adanya program ini, orang tua diharapkan dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.