Pencarian

Polytron G3+ dan Vino G. Bastian di GIIAS 2026: Biaya Operasional Rp220 per Kilometer Jadi Sorotan

Selasa, 04 Agustus 2026 • 08:23:32 WIB
Polytron G3+ dan Vino G. Bastian di GIIAS 2026: Biaya Operasional Rp220 per Kilometer Jadi Sorotan
Vino G. Bastian dan perwakilan Polytron memaparkan simulasi biaya operasional Polytron G3+ sebesar Rp220 per kilometer dalam sesi talkshow di GIIAS 2026.

KEPULAUAN RIAU — GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tidak hanya menjadi etalase produk bagi Polytron, tetapi juga panggung edukasi. Dalam sesi talkshow yang digelar di Hall 2, produsen elektronik asal Indonesia ini mengajak aktor Vino G. Bastian untuk membedah alasan rasional beralih ke kendaraan listrik, mulai dari efisiensi biaya hingga kemudahan pengisian daya di rumah.

Hematnya Polytron G3+: Hitungan per Kilometer vs Bensin

Vino G. Bastian mengungkapkan alasan utamanya memilih mobil listrik adalah kepraktisan dalam aktivitas harian. "Kendaraan listrik bisa langsung diisi daya di rumah tanpa harus mengantre di SPBU," ujarnya dalam sesi yang berlangsung di GIIAS 2026.

Polytron membeberkan simulasi biaya penggunaan G3+ yang diklaim hanya membutuhkan dana sekitar Rp220 per kilometer. Dengan asumsi jarak tempuh 1.500 km per bulan, biaya pengisian daya diperkirakan hanya Rp330 ribu.

Angka tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin yang untuk jarak yang sama diperkirakan membutuhkan biaya hingga Rp2,65 juta. Selisih ini menjadi dasar utama Polytron dalam meyakinkan konsumen yang masih ragu dengan biaya operasional kendaraan listrik.

Tiga Jurus Polytron Menaklukkan Keraguan Konsumen

Untuk memperkuat posisinya di pasar, Polytron memaparkan tiga keunggulan utama yang dirancang untuk mengurangi kekhawatiran calon pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

Pertama, fleksibilitas kepemilikan baterai. Konsumen dapat memilih membeli baterai secara penuh melalui skema Buy to Own atau menggunakan sistem Battery-as-a-Service (BaaS) yang disertai garansi seumur hidup. Kedua, perusahaan memberikan jaminan resale value hingga 70 persen setelah tiga tahun kepemilikan. Program ini memungkinkan konsumen menjual kembali kendaraan kepada Polytron apabila ingin melakukan upgrade ke model yang lebih baru.

Ketiga, Polytron menekankan komitmennya sebagai merek asli Indonesia yang telah berdiri sejak 1975 dan berkomitmen mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

G3+ Special Collaboration dan Program Promosi GIIAS 2026

Pada kesempatan yang sama, Polytron memperkenalkan G3+ Special Collaboration. Edisi khusus ini hadir dengan kombinasi warna bodi two-tone, logo “P” hasil kolaborasi bersama TRIPLE 9 Carbon Works, velg HSR Wheels, serta sistem audio yang dikembangkan menggunakan perangkat keras XBR Subwoofer dan perangkat lunak XBR Sensing.

Selama GIIAS 2026, Polytron juga menawarkan program trade-in bekerja sama dengan OLXmobbi yang memberikan cashback hingga Rp5 juta serta inspeksi kendaraan di lokasi pameran pada hari yang sama. Tersedia pula program pembiayaan bersama Bank BCA dengan bunga 0 persen untuk tenor satu tahun, suku bunga ringan untuk tenor dua hingga tiga tahun, serta bonus wall charger 7 kW dan kaca film 3M.

Selain mobil listrik, Polytron memamerkan jajaran motor listrik FOX Series. Produsen mengklaim jumlah penggunanya kini mendekati 70 ribu unit, dan selama GIIAS 2026 tersedia subsidi mandiri hingga Rp6,5 juta untuk pembelian motor listrik tersebut.

Pengunjung dapat melihat langsung lini kendaraan listrik Polytron di Hall 2 Booth 2G untuk area mobil listrik, sementara jajaran motor listrik FOX Series dipamerkan di Hall 11 Booth C3.

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otodriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks