Peringatan ini pertama kali dimunculkan Apple melalui artikel dukungan resmi di situsnya. Dalam artikel tersebut, raksasa teknologi asal Cupertino itu secara spesifik menyoroti meningkatnya laporan penipuan yang menyalahgunakan FaceTime untuk menyamar sebagai institusi keuangan.
Clayton LiaBraaten, Senior Executive Advisor di Truecaller, menjelaskan bahwa modus ini memanipulasi psikologi korban. Kehadiran visual seseorang yang mengenakan seragam bank atau menunjukkan suasana kantor membuat skenario penipuan terasa lebih otentik dan mendesak.
"Panggilan video memberikan ilusi kepercayaan yang sangat kuat. Korban tidak hanya mendengar suara, tetapi juga melihat 'bukti' visual yang meyakinkan mereka bahwa lawan bicara adalah pegawai bank resmi," ujar LiaBraaten dalam podcast Security Bite yang dikutip dari 9to5Mac.
Para penipu biasanya menggunakan skenario darurat, seperti klaim adanya transaksi mencurigakan atau pemblokiran rekening mendadak. Tekanan waktu ini dirancang untuk membuat korban panik dan bertindak tanpa berpikir panjang.
Langkah paling efektif untuk memutus akses penipu adalah dengan tidak pernah mengangkat panggilan FaceTime dari nomor yang tidak dikenal. Jika panggilan tersebut penting, pihak bank resmi biasanya akan menghubungi melalui saluran telepon resmi yang tertera di aplikasi atau website, bukan melalui aplikasi pihak ketiga.
Selain itu, pengguna iPhone di Indonesia juga bisa memanfaatkan fitur keamanan bawaan iOS terbaru. Fitur seperti 'Screen Unknown Senders' yang tersedia di iOS 27 dapat menyaring pesan dari pengirim tak dikenal, dan fitur call screening untuk memverifikasi nomor yang masuk.
Truecaller, sebagai aplikasi identifikasi pemanggil, juga menyediakan alat bantu cek penipuan (scam checker) secara gratis. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk memverifikasi nomor yang mencurigakan sebelum memutuskan untuk berinteraksi.
Prinsip utamanya sederhana: jangan pernah membagikan kredensial perbankan, kode verifikasi, atau data pribadi lainnya melalui panggilan video. Institusi keuangan yang sah tidak akan pernah meminta informasi tersebut melalui FaceTime atau aplikasi pesan instan apa pun. Jika menerima panggilan mencurigakan, segera akhiri percakapan dan hubungi bank melalui saluran resmi yang tertera di kartu atau aplikasi.