NATUNA — Sebanyak 16 peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka 2026 asal Kabupaten Natuna menjalani karantina pemantapan selama tiga hari, 6-8 Agustus 2026, di Lapangan Tunas Harapan Baru, Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan ini menjadi rangkaian akhir sebelum mereka diberangkatkan ke Jakarta pada pekan ketiga Agustus.
Wakil Bupati Natuna Jarmin membuka langsung kegiatan karantina tersebut, Kamis (7/8). Ia menyebut materi Geopark Nasional Natuna sengaja dimasukkan dalam kurikulum pembekalan dengan harapan para peserta turut mempromosikan potensi wisata daerahnya selama mengikuti Jamnas.
"Materi Geopark Nasional Natuna sengaja dikenalkan, dengan harapan para peserta membantu mempromosikan wisata wilayah itu pada kegiatan Jamnas," ujar Jarmin.
Pengetahuan tentang geopark mencakup potensi alam, warisan geologi, serta kekayaan budaya daerah. Materi ini dinilai penting karena Natuna memiliki situs geologi yang menjadi bagian dari jejaring geopark nasional.
Selain geopark, para peserta juga menerima berbagai materi lain yang menunjang kesiapan mereka selama mengikuti Jamnas. Materi tersebut meliputi kehidupan dan peraturan Jambore Nasional, peraturan baris berbaris (PBB), pembuatan bivak, cara bertahan hidup, serta pencarian dan pertolongan.
Seluruh materi dirancang untuk menumbuhkan nasionalisme dan membentuk generasi muda yang berdaya saing. Jarmin menegaskan bahwa peserta Jamnas merupakan kebanggaan daerah yang harus mampu menjaga nama baik sekolah maupun Kabupaten Natuna.
"Peserta Jamnas ini merupakan kebanggaan daerah yang harus mampu menjaga nama baik sekolah maupun Kabupaten Natuna," ucapnya saat membuka kegiatan karantina.
Jarmin berharap seluruh peserta mengikuti pembekalan dengan baik sehingga siap mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas XII 2026. Ia juga ingin para peserta mampu menunjukkan karakter generasi muda Natuna yang disiplin dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama generasi muda. Karena itu, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkesinambungan, disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
"Pemerintah Kabupaten Natuna akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif kepemudaan," tegas Jarmin.