TANJUNGPINANG — Kasi Lalu Lintas, Angkutan Laut, dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tanjungpinang, Abd Rachman, menegaskan isu kenaikan tarif terbaru tidak benar. Menurutnya, operator feri sudah menyesuaikan harga tiket sejak awal Maret akibat melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) industri di Singapura.
“Kapal-kapal ini merupakan kapal jalur internasional dan membeli BBM di sana,” ujarnya, Selasa (18/6/2024).
Kenaikan harga BBM itu mendorong operator asal Singapura menaikkan tarif tiket. Setelah itu, pengelola tiket di Tanjungpinang ikut menyesuaikan harga.
Abd Rachman menjelaskan, penyesuaian tarif hanya terjadi satu kali pada Maret lalu. Ia membantah adanya kenaikan harga tiket yang baru terjadi belakangan ini.
“Kenaikan tarif ini hanya terjadi satu kali pada Maret lalu, mengenai adanya kenaikan harga baru-baru ini itu tidak benar,” tegasnya.
Selain harga BBM industri, fluktuasi kurs Dolar Singapura terhadap Rupiah turut memengaruhi penyesuaian tarif. Perhitungan selisih kurs tersebut mencapai sekitar Rp65.000 dari tarif dasar tiket.
Penyesuaian tarif ini tidak berlaku bagi semua penumpang. Abd Rachman menyebut kenaikan hanya dikenakan kepada WNA karena perhitungannya mengikuti kurs Dolar Singapura.
“Penyesuaian atau kenaikan tarif ini khusus berlaku bagi Warga Negara Asing (WNA) saja, karena menyesuaikan perhitungan kurs Dolar,” terangnya.
Perubahan kurs disebut tidak memengaruhi tarif tiket bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Dengan kata lain, penumpang domestik tetap membayar harga normal seperti sebelum Maret.
Abd Rachman juga menegaskan pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi harga atau memberikan subsidi bagi feri internasional tersebut. Alasannya, kapal yang melayani rute ini beroperasi dari Singapura dan membeli BBM di negara tersebut.
“Subsidi dari Pemerintah Indonesia syarat utamanya hanya bisa kepada kapal berbendera atau berasal dari Indonesia,” jelasnya.
Karena seluruh kegiatan operasional dijalankan dari Singapura, operator di negara itu memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan tarif tiket feri internasional. Kondisi ini membuat harga tiket rawan berubah jika terjadi fluktuasi kurs atau kenaikan harga BBM di Singapura.