BINTAN — Suara lantunan ayat suci dan shalawat bergema di Masjid Quba Desa Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, pada Kamis (6/8/2026) malam. Rangkaian ibadah yang dimulai setelah salat Magrib berjamaah ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan warga setempat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Raihan Saputra selaku Ketua Kelompok KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepri. Ia bertindak sebagai pemimpin pembacaan Surah Yasin yang disuarakan melalui pengeras suara masjid, dengan seluruh jamaah yang hadir membentuk lingkaran dan membaca secara bersama-sama.
Setelah pembacaan Surah Yasin, acara dilanjutkan dengan Tahlil dan doa bersama. Anak-anak TPA Nurul Wathan Desa Dendun turut memeriahkan malam itu dengan pembacaan Shalawat Nabi secara bergantian, masing-masing membawakan shalawat pilihan mereka.
Jamaah kemudian melaksanakan salat Isya berjamaah sebelum memasuki acara puncak, yakni pembacaan Maulid Diba'. Bagian ini dipandu oleh Muhammad Ilham Muharomi dan Nurul Asyiqin, keduanya mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, dan diikuti secara bersama-sama oleh seluruh peserta.
Di penghujung acara, Raihan Saputra menjelaskan bahwa pembacaan Maulid Diba' yang dibawakan merupakan versi singkat sehingga hanya berlangsung sekitar 20 menit. Ia juga menyampaikan poin penting mengenai alasan jamaah berdiri saat pembacaan bagian shalawat Nabi.
Menurut Raihan, berdiri saat pembacaan shalawat merupakan bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Ia menganalogikannya dengan kebiasaan ketika seorang pemimpin naik ke atas panggung, seluruh hadirin turut berdiri sebagai tanda hormat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PKK beserta anggota, Ketua Majelis Taklim Ibu-Ibu beserta anggota, anak-anak TPA Nurul Wathan, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, mahasiswa KKN Universitas Maritim Raja Ali Haji, serta masyarakat sekitar.
Ini merupakan pelaksanaan kedua yang diadakan mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepri selama masa KKN berlangsung. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat tersampaikan kepada masyarakat luas melalui pengeras suara masjid, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga Desa Dendun.