24 Tim Penyelamat Tambang Indonesia-Australia Beradu Skill di Balikpapan, Skenario Uji Sampai Kebakaran Struktural

Penulis: Ridwan Azhari  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01:01 WIB
Peserta IMERC 2026 mengikuti simulasi pemadaman kebakaran struktural di arena kompetisi di Balikpapan.

KEPULAUAN RIAU — Antusiasme perusahaan tambang terhadap IMERC 2026 melampaui ekspektasi panitia. Jumlah pendaftar disebut melebihi kapasitas peserta yang tersedia, menandakan kesadaran industri akan pentingnya kompetensi tanggap darurat kian meningkat. Industri pertambangan memang memiliki karakteristik risiko tinggi, sehingga kemampuan tim penyelamat dalam merespons kondisi kritis menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem keselamatan perusahaan.

Daftar Peserta dan Tantangan yang Diujikan

Raksasa tambang tanah air seperti PT Freeport Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT Kaltim Prima Coal, PT Pamapersada Nusantara, hingga PT Berau Coal tercatat sebagai peserta. Dari luar negeri, Northern Star Resources asal Australia turut ambil bagian—tim ini merupakan juara umum MERC 2024 di Australia.

Seluruh tim akan diuji melalui delapan tantangan yang dirancang mendekati kondisi nyata di area tambang dan fasilitas pendukungnya: Theory Test, Road Crash Rescue, Underwater Rescue & Recovery, Vertical Rescue, Confined Space Rescue, Firefighter Combat Challenge, Individual Skill, dan Structural Fire Fighting. Skenario-skenario ini mengacu pada potensi bahaya di bengkel, gudang, dan area kerja lainnya.

Kolaborasi Global dan Semangat "Face Up"

Tema yang diusung tahun ini adalah Face Up, menekankan keberanian menghadapi tantangan, kesiapan, dan kolaborasi. Ketua Panitia IMERC 2026, Koko Prayitno, menegaskan bahwa keselamatan tidak bisa dibangun sendiri. "Kami percaya bahwa keselamatan tidak dapat dibangun sendiri, melainkan melalui komitmen bersama untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan standar kompetensi. Harapannya, IMERC dapat menjadi katalis lahirnya ERT Indonesia yang semakin siap menghadapi berbagai tantangan dan mampu bersaing di tingkat internasional," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (5/8).

Kehadiran Northern Star Resources bukan sekadar partisipasi seremonial. Ini adalah bagian dari kolaborasi strategis Indonesia-Australia dalam penyelamatan tambang. Sue Steele, Founder MERC Australia, menekankan efek berantai dari ajang ini. "IMERC membangun budaya belajar dan berbagi pengalaman. Ketika para peserta kembali ke perusahaan masing-masing dengan pengetahuan dan keterampilan baru, dampaknya akan dirasakan jauh melampaui arena kompetisi," katanya.

Terbuka untuk Publik dan UMKM

IMERC 2026 tidak hanya ajang internal industri. Tiga pilar utama yang diusung—Challenge, Training, dan Charity—melibatkan masyarakat luas, relawan, perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM. Seluruh rangkaian kompetisi terbuka untuk publik tanpa biaya registrasi, dan dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube resmi Garuda Rescue Nusantara.

Bagi perusahaan yang belum sempat bergabung tahun ini, ajang ini menjadi tolok ukur standar operasi penyelamatan. Pertukaran pengetahuan dan inovasi terbaru dalam penanganan darurat yang terjadi di Balikpapan pekan depan diharapkan mampu mendorong standar ERT Indonesia setara dengan level internasional.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top