ANAMBAS — Wakapolres Kepulauan Anambas Kompol Shallahuddin mengonfirmasi dari Natuna bahwa pembagian ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat pesisir. Pihaknya sekaligus mengajak warga menyemarakkan peringatan kemerdekaan tahun ini.
Bendera yang dibagikan memiliki berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga sedang, agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat penerima. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat rasa cinta Tanah Air dan kepedulian terhadap sesama.
"Merah Putih bukan hanya bendera yang berkibar, tetapi simbol perjuangan, persatuan, dan pengorbanan para pahlawan," ujar Kompol Shallahuddin dalam keterangan yang diterima di Natuna, Sabtu.
Ia menegaskan ajakan tersebut ditujukan khususnya kepada para nelayan agar mengibarkan bendera Merah Putih sebagai wujud kecintaan kepada bangsa. Perayaan kemerdekaan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan.
Kegiatan sosial ini juga dirancang untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya hadir membantu warga melalui berbagai aksi sosial.
Kompol Shallahuddin berharap bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi para nelayan di Kepulauan Anambas. "Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para nelayan sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sehingga bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan di Kabupaten Kepulauan Anambas," katanya.
Pembagian bansos dan bendera ini menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat kepulauan. Kegiatan dipusatkan langsung di Perairan Desa Sri Tanjung pada Sabtu (16/8).
Langkah ini sejalan dengan tugas pokok Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah pesisir yang menjadi garda terdepan perbatasan negara. Kehadiran polisi di tengah nelayan diharapkan menciptakan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan warga.