KEPULAUAN RIAU — Kedua jam tangan pintar ini datang dari lini produk yang berbeda: Redmi Watch 4 dan Xiaomi Mi Watch. Keduanya sama-sama mengusung layar AMOLED yang tajam dan dukungan panggilan Bluetooth. Tapi setelah beberapa hari dipakai bergantian, karakter masing-masing mulai terlihat jelas.
Redmi Watch 4 adalah pilihan paling murah di daftar ini. Dengan harga di kisaran Rp1 juta, kamu sudah dapat layar AMOLED besar yang cukup terang di luar ruangan.
Fitur GPS dan lebih dari 100 mode olahraga memang terdengar lengkap. Namun, akurasi pelacakan GPS-nya masih kalah presisi dibanding Mi Watch karena hanya mengandalkan satu sistem satelit.
Kelebihan utamanya ada di daya tahan baterai. Klaim 20 hari dalam mode hemat daya cukup realistis untuk pemakaian tanpa selalu menyalakan layar. Cocok buat kamu yang malas charging setiap malam.
Xiaomi Mi Watch dibanderol sekitar Rp1,3 juta — lebih mahal Rp300 ribuan dari Redmi Watch 4. Perbedaan harga ini terutama untuk sistem satelit ganda GNSS (GPS + GLONASS).
Buat pelari atau pendaki, akurasi rute jadi jauh lebih presisi. Layar AMOLED-nya juga sama tajam, dengan pemantauan detak jantung, SpO2, dan pelacakan tidur yang lebih responsif.
Sayangnya, baterai Mi Watch tidak setahan Redmi Watch 4. Dalam pemakaian normal dengan GPS aktif sesekali, saya hanya bertahan sekitar 5-7 hari.
Keduanya tidak menggunakan sistem operasi Wear OS, jadi pilihan aplikasi pihak ketiga sangat terbatas. Ini bukan masalah kalau kamu cuma butuh notifikasi dan tracking olahraga, tapi jangan harap bisa pasang Google Maps atau Spotify mandiri.
Akurasi sensor detak jantung dan SpO2 juga masih di bawah standar jam tangan olahraga dedicated seperti Garmin atau Polar. Untuk pemantauan harian biasa sih cukup, tapi jangan andalkan untuk data medis.
Terakhir, ketersediaan versi resmi Indonesia masih abu-abu untuk beberapa model. Pastikan kamu beli dari distributor resmi biar dapat garansi dan notifikasi bahasa Indonesia yang lengkap.
Redmi Watch 4 cocok untuk kamu yang prioritas utamanya baterai awet dan harga murah. Cocok untuk pemakaian harian, tracking langkah, dan notifikasi.
Xiaomi Mi Watch lebih recommended untuk kamu yang aktif olahraga outdoor dan butuh akurasi GPS lebih baik. Rela bayar lebih dan baterai lebih boros? Ini pilihanmu.
Keduanya tetap menjadi smartwatch AMOLED termurah di kelasnya. Tapi ingat, harga murah selalu punya kompromi — dan di sini komprominya ada di akurasi sensor dan ekosistem aplikasi.