Rutan Tanjungpinang Fasilitasi Warga Binaan Produksi Keripik Pisang Rujiba, 50 Bungkus Siap Jual per Hari

Penulis: Ridwan Azhari  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 10:03:31 WIB
Warga binaan Rutan Kelas I Tanjungpinang menunjukkan hasil produksi keripik pisang rujiba yang siap dipasarkan.

TANJUNGPINANG — Program pembinaan kemandirian di Rutan Kelas I Tanjungpinang berbuah hasil nyata. Warga binaan pemasyarakatan (WBP) kini mampu memproduksi keripik pisang rujiba, camilan olahan pisang yang dikemas menarik dan siap dipasarkan ke masyarakat luas.

Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Shabril Huda, mengungkapkan bahwa seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan, dilakukan secara terarah. Pendampingan ketat dari petugas rutan dilakukan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga dan higienis.

Modal Keterampilan Sebelum Kembali ke Masyarakat

Shabril menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan investasi jangka panjang bagi para WBP. Keterampilan mengolah pisang menjadi produk bernilai jual ini diharapkan menjadi bekal berharga setelah mereka bebas nanti.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat," kata Shabril di Tanjungpinang, Kamis.

Dalam satu kali proses produksi, warga binaan mampu menghasilkan sekitar 50 bungkus keripik pisang rujiba. Produk tersebut dikemas menggunakan wadah yang menarik sehingga siap dipasarkan, baik kepada pengunjung rutan maupun dalam berbagai kegiatan dan event sebagai bentuk promosi.

Menumbuhkan Semangat Produktif dan Tanggung Jawab

Lebih dari sekadar nilai ekonomi, program ini dirancang untuk membentuk karakter. Shabril menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian ini bertujuan menumbuhkan semangat produktif, tanggung jawab, dan kemandirian di kalangan warga binaan.

"Keripik pisang merupakan salah satu hasil pembinaan yang menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai jual," ujarnya.

Rutan Kelas I Tanjungpinang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang produktif dan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari proses pembinaan sekaligus mendukung terwujudnya warga binaan yang lebih mandiri, terampil, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top