KEPULAUAN RIAU — Razer membuka pre-order koleksi periferal gaming tematik Pokemon Pixel Art di China mulai 15 Oktober 2026, dengan harga mulai 299 Yuan hingga 6.799 Yuan untuk paket lengkap. Koleksi ini mencakup mouse Viper V4 Pro, keyboard BlackWidow V4 Pro, mousepad besar, dan kursi Iskur V2 bergaya retro dengan 151 Pokemon generasi pertama. Peluncuran penuh dijadwalkan sebelum akhir November 2026, tetapi Razer belum memastikan ketersediaannya di pasar global.
Empat produk dalam lini Pokemon Pixel Art memakai warna dasar abu-abu dan putih, dilengkapi ilustrasi Pokemon bergaya pixelart. Razer menempatkan koleksi ini sebagai kelanjutan kolaborasinya dengan Pokemon Company, setelah sebelumnya merilis tiga headphone tematik Charizard, Lucario, dan Sylveon.
Produk Apa Saja yang Ditawarkan
Mouse gaming nirkabel Razer Viper V4 Pro dibanderol 1.399 Yuan, sementara keyboard mekanik nirkabel BlackWidow V4 Pro dijual 2.499 Yuan. Mousepad berukuran besar dipasarkan 299 Yuan dan kursi gaming Iskur V2 seharga 2.799 Yuan.
Razer juga menyediakan dua paket bundling. Paket mouse, keyboard, dan mousepad dibanderol 4.099 Yuan, sedangkan paket lengkap empat produk dijual 6.799 Yuan.
Jadwal Pre-Order dan Peluncuran
Pre-order dibuka di China melalui platform Bilibili dan Tmall mulai 15 Oktober 2026. Peluncuran penuh seluruh koleksi direncanakan berlangsung sebelum akhir November 2026.
Sampai saat ini, Razer belum memberikan kepastian apakah edisi Pixel Art akan masuk ke pasar global atau tetap terbatas di China. Jika pun masuk melalui jalur importir, harga akhirnya dipastikan jauh lebih mahal dibanding harga di pasar China.
Konteks Kolaborasi Razer dan Pokemon
Lini Pixel Art menambah panjang daftar produk kolaborasi Razer dengan Pokemon Company. Sebelumnya, Razer telah merilis aksesori bertema Pikachu dan Eevee, lalu tiga headphone tematik Charizard, Lucario, dan Sylveon.
Pendekatan desain kali ini lebih minimalis dibanding edisi-edisi sebelumnya. Meski begitu, Razer menyasar fans Pokemon klasik yang tumbuh dengan game generasi pertama.
Dampak bagi Pengguna di Luar China
Bagi pengguna Indonesia dan pasar Asia Tenggara, ketersediaan koleksi ini masih tanda tanya. Razer belum merilis jadwal rollout resmi di luar China, sehingga pembeli yang berminat kemungkinan harus menempuh jalur importir.
Strategi Razer merilis edisi terbatas per region bukan hal baru. Pola ini biasanya dipakai untuk menjaga eksklusivitas sekaligus menguji respons pasar sebelum memutuskan ekspansi global.