Pencarian

Harga iPhone 18 Pro Naik, Erajaya Sebut Memori Langka Jadi Penyebab

Jumat, 16 Oktober 2026 • 13:22:01 WIB
Harga iPhone 18 Pro Naik, Erajaya Sebut Memori Langka Jadi Penyebab
CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi menyampaikan kenaikan harga iPhone 18 Pro Series dipicu kelangkaan pasokan memori.

KEPULAUAN RIAU — Harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia resmi naik, dengan banderol mulai Rp 27.499.000 untuk varian 256 GB. CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi menyebut kelangkaan pasokan memori sebagai pemicu utama kenaikan tersebut. Meski lebih mahal, hasil preorder tahun ini justru diklaim lebih baik dari generasi sebelumnya.

CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi buka suara soal kenaikan harga iPhone 18 Pro Series di Indonesia. Ia menegaskan kenaikan itu bukan strategi mencari margin lebih besar, melainkan imbas biaya produksi yang melonjak akibat kelangkaan komponen memori.

Pernyataan itu disampaikan Joy saat ditemui detikINET di sela acara iBox Pick & Win di Jakarta, Jumat (16/10/2026). Menurutnya, kondisi pasokan memori yang ketat menekan seluruh industri smartphone, bukan hanya Apple.

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max Terbaru

iPhone 18 Pro dijual mulai Rp 27.499.000 untuk varian 256 GB. Sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai Rp 29.499.000 untuk kapasitas yang sama.

Berikut daftar harga resmi iPhone 18 Pro Series di Indonesia:

  • iPhone 18 Pro 256 GB: Rp 27.499.000
  • iPhone 18 Pro 512 GB: Rp 32.999.000
  • iPhone 18 Pro 1 TB: Rp 42.999.000
  • iPhone 18 Pro 2 TB: Rp 56.999.000
  • iPhone 18 Pro Max 256 GB: Rp 29.499.000
  • iPhone 18 Pro Max 512 GB: Rp 34.999.000
  • iPhone 18 Pro Max 1 TB: Rp 44.999.000
  • iPhone 18 Pro Max 2 TB: Rp 58.999.000

Kelangkaan Memori Tekan Biaya Produksi

Joy menjelaskan keterbatasan pasokan memori telah menaikkan biaya komponen di sektor smartphone secara menyeluruh. Dampaknya tidak hanya dirasakan Apple, tetapi juga produsen HP lain yang memakai komponen serupa.

"Ya, bisa dibilang pasti worry lah. Tapi kan memang kenaikan ini bukan karena kita mau cari margin lebih gede, karena memang cost-nya naik, karena memory kan shortage," ujar Joy.

Ia menambahkan kenaikan harga tahun ini tergolong cukup besar dan terjadi di hampir semua merek. "Jadi harga handphone, bukan hanya iPhone, semua handphone juga ada naik tahun ini. Bisa dilihat lah naiknya banyak banget," katanya.

Apple sendiri belum memberikan rincian resmi soal seberapa besar kontribusi kenaikan biaya memori terhadap harga jual iPhone 18 Pro Series di pasar Indonesia.

Preorder Justru Lebih Baik dari iPhone 17 Pro

Kenaikan harga sempat membuat Erajaya khawatir terhadap minat konsumen. Namun kekhawatiran itu tidak terbukti, setidaknya berdasarkan hasil preorder di jaringan ritelnya.

Joy menyebut hasil preorder iPhone 18 Pro Series tahun ini lebih baik dibandingkan iPhone 17 Pro Series. Ia tidak merinci angka penjualannya secara spesifik.

Artinya, kenaikan banderol belum sampai menahan permintaan konsumen terhadap lini iPhone premium Apple di Indonesia. Segmen pembeli iPhone Pro memang dikenal kurang sensitif terhadap perubahan harga.

Strategi Cicilan Jadi Andalan

Untuk menjaga daya beli konsumen, Erajaya tetap menyediakan beragam skema pembelian, terutama lewat program cicilan. Joy memastikan promo akan terus berjalan di toko-toko jaringan tersebut.

"Promo akan selalu ada lah. Kalau datang ke toko kita, promo pasti ada terus berjalan. Bisa juga ada cicilan, installment jalan terus, jadi itu juga mempermudah konsumen," pungkasnya.

Bagi calon pembeli di Indonesia, skema cicilan dan promo bundling menjadi jalur paling masuk akal untuk memiliki iPhone 18 Pro Series tanpa harus membayar penuh di muka. Kenaikan harga akibat kelangkaan memori juga patut jadi pertimbangan, karena tren biaya komponen ini diprediksi belum segera mereda dalam waktu dekat.

Follow www.batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks