Penjualan Global BMW Turun 4,9% di 2026, China Anjlok 21,8%

Penulis: Muzakir Salim  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:52:31 WIB
BMW Group mengirim 1.707.799 kendaraan secara global pada Januari–September 2026, turun 4,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

KEPULAUAN RIAU — BMW Group mengirim 1.707.799 kendaraan ke seluruh dunia pada Januari–September 2026, turun 4,9% dibanding periode sama tahun lalu. Penurunan terbesar datang dari China yang anjlok 21,8% menjadi 376.128 unit, sementara Eropa dan Amerika Serikat justru tumbuh. Mobil listrik murni BMW tetap mencatat kenaikan 7,2% pada kuartal ketiga.

Laporan kuartal ketiga 2026 BMW Group menunjukkan tekanan pasar yang tidak merata. Eropa mencatat pertumbuhan 4,5% menjadi 732.279 unit, sedangkan Amerika Serikat naik 3,4% menjadi 307.402 unit. Angka-angka itu kontras dengan performa di China yang menjadi beban utama.

China Anjlok 24,8% pada Kuartal Ketiga

Pengiriman BMW dan MINI di Negeri Tirai Bambu hanya mencapai 114.355 unit sepanjang Juli–September 2026. Angka itu merosot 24,8% dibanding periode yang sama tahun lalu, memperdalam tren penurunan yang sudah berlangsung sejak awal tahun.

BMW menyebut pelemahan di China mencerminkan kondisi pasar otomotif secara keseluruhan, bukan semata persoalan merek. Reuters melaporkan persaingan antara merek asing dan produsen lokal China semakin ketat, terutama di segmen premium.

Volkswagen hingga Porsche Ikut Tertekan

BMW bukan satu-satunya pabrikan Jerman yang terpukul. Volkswagen, Mercedes-Benz, dan Porsche juga melaporkan penurunan penjualan di China pada kuartal ketiga. Pasar mobil penumpang China sendiri tercatat turun 12 bulan berturut-turut, dengan penjualan domestik September 2026 merosot 28,1% menjadi sekitar 1,63 juta unit.

Di sisi lain, ekspor mobil China justru melonjak 73,2% pada bulan yang sama. Produsen lokal makin agresif memperluas pasar ke luar negeri di tengah perlambatan domestik, dan tekanan itu kini terasa langsung bagi merek-merek Eropa.

Mobil Listrik Jadi Titik Terang

Tekanan pada penjualan total tidak berlaku di semua lini. BMW Group mengirim 110.257 mobil listrik murni secara global pada kuartal ketiga 2026, naik 7,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Eropa menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan 37,5% menjadi 81.941 unit. Satu dari tiga kendaraan yang dikirim BMW ke konsumen Eropa pada kuartal ketiga merupakan mobil listrik.

BMW kini bersandar pada momentum elektrifikasi dan jajaran Neue Klasse. BMW iX3 baru diklaim telah mengumpulkan lebih dari 100 ribu pesanan di Eropa dalam satu tahun, menjadi andalan untuk menjaga pertumbuhan di pasar yang masih positif.

China Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Meski Eropa dan Amerika Serikat mencatat kenaikan, China tetap menjadi persoalan besar bagi BMW. Pasar premium terbesar di dunia itu kini menghadapi perlambatan permintaan sekaligus gempuran produk lokal yang makin kompetitif dari sisi harga dan teknologi.

Bagi konsumen Indonesia, dinamika ini tidak langsung mengubah harga jual BMW di dalam negeri. Namun tekanan di pasar global kerap memengaruhi strategi alokasi unit dan prioritas model yang dipasarkan ATPM, termasuk ketersediaan varian listrik di masa mendatang.

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top