TANJUNGPINANG — Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri Rodi Yantari menyebut pembangunan Jalan Gurindam 12 akan mencakup kawasan Tugu Sirih hingga depan Markas Komando Armada I (Koarmada) di Kota Tanjungpinang. Adapun Jalan Tembeling berada di Kabupaten Bintan.
Dana proyek berasal dari APBN yang disalurkan lewat Kementerian Pekerjaan Umum RI. "Saat ini sedang dalam proses lelang. Pembangunannya ditargetkan rampung dua bulan," kata Rodi di Tanjungpinang, Senin.
Kawasan Gurindam 12 dinilai vital karena menjadi pusat objek wisata dan rekreasi warga Tanjungpinang. Perbaikan ruas ini diharapkan mempercantik wajah pusat ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.
Pemprov menempatkan penuntasan Jalan Gurindam 12 sebagai prioritas utama dalam proyek IJD tahun depan. Sisi pertama jalan tersebut sudah dibangun pada tahap sebelumnya, sehingga pengerjaan kini berlanjut ke sisi kedua.
Peningkatan Jalan Tembeling di Bintan dilakukan dengan pertimbangan konektivitas ekonomi. Akses jalan itu terhubung langsung ke kawasan industri PT Japfa, perusahaan besar di sektor peternakan dan perunggasan.
Perbaikan jalan diyakini memperlancar distribusi dan mobilitas angkutan barang dari dan menuju kawasan industri. Rodi menambahkan, program IJD dari pemerintah pusat fokus membangun infrastruktur jalan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi daerah serta konektivitas antarwilayah.
Skema IJD memungkinkan penggunaan dana APBN untuk ruas jalan di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota. Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Presiden sebagai bentuk bantuan bagi pemerintah daerah dalam membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan.
Dukungan anggaran IJD untuk Kepri pada 2024 jauh lebih besar, yakni Rp532 miliar. Dana itu dipakai membangun dan memperbaiki 14 ruas jalan sepanjang 76 kilometer yang tersebar di enam kabupaten/kota.
Rodi menyatakan apresiasinya terhadap pemerintah pusat atas dampak program tersebut. "Kita sangat apresiasi pemerintah pusat, IJD ini telah berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, karena dapat memperlancar konektivitas angkutan orang dan barang antarwilayah," tuturnya.