BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan pemantauan layanan dasar dan aktivitas dunia usaha tetap berjalan setelah gangguan kelistrikan yang melanda kawasan itu. Amsakar Achmad menyatakan seluruh jajaran BP Batam dan Pemkot Batam dikerahkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk mengecek layanan dasar, masyarakat, hingga dunia usaha.
"Sejak hari pertama berdampak, saya meminta seluruh jajaran baik di BP Batam maupun di Pemkot Batam sesuai dengan tugas dan fungsinya agar turun dan mengecek setiap layanan dasar, masyarakat hingga dunia usaha," kata Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi kelistrikan dilaporkan telah pulih sepenuhnya. Pemantauan tetap dilakukan agar operasional layanan yang sempat terdampak kembali berjalan optimal.
Pelayanan air bersih menjadi salah satu layanan yang terus dipantau dan dilaporkan berangsur pulih. Amsakar memastikan pelayanan rumah sakit, pelabuhan, dan bandara tetap berjalan normal selama proses pemulihan.
Dampak ekonomi juga menjadi perhatian, mulai dari UMKM hingga pelaku usaha. "Pelayanan air terus kami monitor dan berangsur pulih. Kami juga pastikan pelayanan rumah sakit, pelabuhan, bandara tetap berjalan normal. Termasuk efek ekonomi kita pantau, UMKM hingga pelaku usaha seluruh aspek harus mendapatkan pendampingan optimal," ujarnya.
Amsakar mengakui gangguan listrik menimbulkan ketidaknyamanan bagi berbagai lapisan masyarakat, dunia usaha, hingga penyelenggara layanan publik. Ia mengajak warga tetap tenang dan menjaga Batam aman serta kondusif.
BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi yang dipimpin Fary Djemy Francis mengunjungi sejumlah kawasan industri, investor, pelaku UMKM, serta fasilitas pelayanan publik termasuk rumah sakit pada 14 Oktober 2026. Kunjungan itu untuk mengetahui kendala yang dihadapi pelaku usaha, menyampaikan perkembangan penanganan gangguan, dan menjaga komunikasi dengan investor serta pemangku kepentingan.
"Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan masyarakat serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian," ujar Fary.
BP Batam juga berkoordinasi dengan pengelola layanan air minum, rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan pihak terkait lainnya untuk memantau dampak gangguan terhadap pelayanan publik.
Sejumlah perwakilan dunia usaha turut mengapresiasi upaya pemulihan kelistrikan serta perhatian BP Batam yang turun langsung menemui pelaku usaha. Koordinasi tersebut diharapkan membantu mempercepat pemulihan kegiatan ekonomi dan penanganan kendala yang masih terjadi.
"Pemerintah terus mengawal proses pemulihan agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan dunia usaha dapat beroperasi secara optimal," kata Amsakar.
Kejadian ini disebut perlu menjadi momentum untuk mengevaluasi koordinasi antarpihak, memperkuat keandalan infrastruktur, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Batam.